Langsung ke konten utama

Mengenal apa itu Metaverse?

Saat ini istilah Metaverse ramai sekali di perbincangkan oleh semua orang, khususnya para ahli IT dan pengusaha. Bagaimana tidak? Dunia virtual yang dibuat ini dirancang akan menjadi gerbang menuju kemudahan digital di masa yang akan datang. Istilah Metaverse mulai naik popularitas setelah CEO dari Facebook, Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaannya menjadi Meta Platform Inc, atau disingkat menjadi Meta. 

Metaverse pun sejatinya masih belum bisa dijelaskan secara detail. Pasalnya, ia masih dianggap sebagai sebuah konsep. Namun, mengingat adanya tiga miliar pengguna Facebook yang kini berubah menjadi Meta, Mark Zuckerberg mengungkapkan arti dan beberapa fitur di dalam metaverse.

Apa itu Metaverse?

Metaverse adalah bagian Internet dari realitas virtual bersama yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata dalam dunia internet tahap kedua. Metaverse dalam arti yang lebih luas mungkin tidak hanya merujuk pada lingkungan virtual yang dioperasikan oleh perusahaan media sosial tetapi seluruh spektrum realitas berimbuh.

Meskipun saat ini istilah Metaverse ini sedang populer, namun istilah ini sudah dari ditemukan. Istilah Metaverse pertam kali digunakan oleh Neal Stephenson dalam novelnya yang bertajuk “Snow Crash”. Menurut CNBC, istilah Metaverse  merujuk pada dunia virtual berbasis 3D yang dihuni oleh avatar dari pengguna sungguhan. Meskipun demikian, makna dari istilah tersebut belum bisa didefinisikan secara universal.

Melansir dari Website Times, bila ingin didefinisikan, anggap saja metaverse sebagai dunia internet yang dihadirkan dalam bentuk 3D dan virtual. Sebagai CEO Meta, Mark Zuckerberg sendiri menggambarkan metaverse sebagai dunia virtual yang bisa dimasuki oleh penggunanya. 

Jadi, alih-alih hanya dengan melihat layar, kamu yang menggunakan Metaverse bisa merasakan kehidupan di Meta dengan “masuk” ke dalam lingkungannya. Jika dipersingkat, metaverse merupakan komunitas virtual yang saling terhubung dan tak memiliki ujung. Di dalamnya, pengguna dapat bekerja, bersosialisasi, belanja, hingga bermain dengan menggunakan teknologi khusus. Beberapa teknologi ini mencakup headset virtual reality, kacamata augmented reality, serta aplikasi khusus dari smartphone dan atau perangkat lainnya.

Gambaran sederhana yang diungkapkan oleh Mark Zuckerberg tentang Metaverse adalah seperangkat ruang virtual, tempat pengguna bisa membuat dan menjelajah dunia dengan pengguna internet lainnya. Pengguna pun tidak perlu berada pada ruang fisik yang sama dengan orang lain. Mereka hanya perlu “masuk” ke dunia metaverse.

Fitur yang ada didalam Metaverse

Berikut adalah cara kerja atau sejumlah kegiatan atau hal-hal yang bisa dilakukan oleh penggunanya di Metaverse, antara lain: 

  1. Horizon: Horizon adalah dunia virtual yang dapat memilih atau membuat tanah sendiri seperti taman, kantor, tempat bermain, pantai, pegunungan, luar angkasa atau tempat manapun yang ingin dituju.  
  2. Avatar: Avatar adalah pengguna dapat menciptakan avatarnya sendiri sesuai keinginan seperti avatar manusia dengan gender laki-laki atau perempuan lengkap dengan pakaian ataupun wujud lain misalkan robot, karakter, dinosaurus, dan lain-lain.  
  3. Kegiatan virtual: Kegiatan virtual adalah pengguna dapat melakukan aktivitas yang sama di dunia asli seperti berolahraga, menonton film, menonton konser, kuliah, bekerja, dan lain-lain.  
  4. Kumpul bersama: Kumpul bersama adalah pengguna dapat bertemu dengan pengguna lain untuk meeting, berpesta ataupun sekedar nongkrong bersama.  
  5. Belanja: Belanja adalah pengguna dapat berbelanja dan bertransaksi layaknya berbelanja langsung ke toko atau mal.  Masuk ke dalam game: Masuk ke dalam game adalah pengguna dapat masuk ke dalam game layaknya seperti film Ready Player One atau Film Free Guy.  
  6. Alat hardware: Alat hardware adalah pengguna memakai headset Virtual 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenalan dengan Visual Basic .NET, Bahasa Pemrograman yang Digunakan Microsoft

VB .NET atau Visual Basic .NET adalah object-oriented programming language yang diciptakan oleh Microsoft. Pastinya kamu tak asing lagi dengan nama perusahaan teknologi raksasa ini. Ternyata, Microsoft menggunakan VB .NET untuk mengembangkan aplikasi Windows yang sering kamu gunakan sehari-hari, lho. Apa Itu Visual Basic .NET? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Visual Basic .NET merupakan bahasa pemrograman yang bersifat object-oriented. Menurut Funtech, pemrograman object-oriented berbasis konsep objek. Jadi, struktur data atau objek dalam pemrograman ini memiliki atributnya masing-masing. Bahasa pemrograman VB .NET dikembangkan dari Visual Basic (VB) yang sudah terlebih dahulu diciptakan dan digunakan oleh Microsoft. Awalnya, VB .NET dikembangkan pada tahun 2002 untuk menyempurnakan Visual Basic 6.0. Java T Point menyampaikan bahwa aplikasi yang dibuat dengan VB .NET lebih dapat diandalkan dan terukur karena menggunakan .NET framework untuk eksekusinya. Bahkan, kamu bisa membu...

Kenali apa itu Version Control System, Sistem Pelacak Modifikasi Kode dalam Software Development

Jika ingin berkecimpung dalam dunia software development, version control system merupakan sebuah tool yang perlu kamu kuasai. Alat ini dirancang agar para engineer dapat mengurangi risiko kegagalan pada data-data yang telah dimodifikasi. Oleh karena itu, version control system adalah salah satu tool yang cukup penting. Nah, kira-kira, apa sih yang dimaksud dengan sistem satu ini? Apa Itu Version Control System? Menurut Atlassian, version control system (VCS) adalah sebuah kumpulan perangkat lunak yang sudah terintegrasi dan digunakan untuk membantu software engineer mengelola perubahan dalam source code dari waktu ke waktu.  Software dalam sistem ini mampu melacak setiap modifikasi kode dalam seluruh jenis database perusahaan. Jika software menemukan kesalahan, engineer dapat membandingkan kode dari versi sebelumnya dan mulai memperbaiki kekeliruan tersebut. Karena sistem pelacakan yang akurat, version control system dapat mengurangi gangguan serta kesalahan pada kinerja semua ang...

Memahami Data Wrangling, Proses Mengolah data yang Efisien dan Akurat

Mengolah dan menganilisis data menjadi tanggung jawab seorang data analyst serta data scientist. Ada beragam proses untuk melakukannya, seperti data wrangling. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan data yang lengkap dan tepat bagi bisnis. Nah, apa itu data wrangling? Apa saja fungsi dan bagaimana proses melakukan data wrangling? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Data Wrangling? Data wrangling adalah proses mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan merapikan data mentah sehingga dapat dibaca dengan mudah. Ketika kamu mendapatkan hasil dari sebuah riset pasar dan konsumen, data yang kamu terima akan sangat beragam.  Data tersebut biasanya tidak bisa langsung dibaca dan ditafsirkan, harus ada orang yang mengolah, merapikan, hingga menganalisis. Tugas tersebut biasanya dilakukan oleh data scientist maupun data analyst. Nah, proses ini membuat data lebih mudah dibaca dan disesuaikan dengan tujuan perusahaan. Hal tersebut agar perusahaan dapat membuat rencana dan strateg...