Langsung ke konten utama

Mengenal Virtual Reality : Definisi dan Cara Kerjanya

Virtual reality merupakan sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di dalam lingkungan tersebut. Menarik bukan? Mari kita bahas penjelasannya!

Apa itu Virtual Reality?

Melansir dari Wikipedia, Virtual Reality adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan lingkungan hasil simulasi komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sungguhan di dunia nyata yang disalin atau lingkungan fiktif yang hanya ada dalam imajinasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tetapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui pengeras suara atau penyuara jemala.

Virtual Reality (VR) adalah lingkungan yang dibuat oleh komputer dengan pemandangan dan objek yang tampak nyata sehingga membuat pengguna merasa tenggelam dalam lingkungannya. Lingkungan ini dirasakan melalui perangkat yang dikenal sebagai headset atau helm Virtual Reality. VR memungkinkan kita membenamkan diri dalam video game seolah-olah kita adalah salah satu karakternya, mempelajari cara melakukan operasi jantung, atau meningkatkan kualitas pelatihan olahraga untuk memaksimalkan kinerja.

Komponen Virtual Reality yang paling langsung dikenali adalah head-mounted display (HMD). Manusia adalah makhluk visual, dan teknologi tampilan sering kali merupakan satu-satunya perbedaan terbesar antara sistem Virtual Reality yang imersif dengan user interface tradisional. Misalnya, lingkungan virtual otomatis CAVE secara aktif menampilkan konten virtual ke layar berukuran ruangan. Meskipun akan menyenangkan bagi orang-orang di universitas dan laboratorium besar, produk ini masih belum cocok dikonsumsi konsumen biasa.

Dengan banyaknya pilihan hardware dan software yang muncul, masa depan perangkat VR masih belum diketahui secara pasti. Perangkat seperti HTC Vive Pro Eye, Oculus Quest, dan Playstation VR telah memimpin pasar, tetapi ada juga pemain lainnya seperti Google, Apple, Samsung, dan Lenovo yang mungkin mengejutkan industri dengan tingkat imersif dan kegunaan baru. Siapa pun yang unggul, kesederhanaan membeli perangkat berukuran helm yang dapat digunakan di ruang tamu, kantor, atau lantai pabrik telah membuat HMD menjadi pusat perhatian dalam hal teknologi Virtual Reality.

Sejarah dari Virtual Reality

Meskipun ini mungkin tampak sangat futuristik, asal-usulnya tidak sebaru yang kita kira. Faktanya, banyak orang menganggap bahwa salah satu perangkat Virtual Reality pertama disebut Sensorama, mesin dengan kursi built-in yang memutar film 3D, mengeluarkan bau dan menghasilkan getaran untuk membuat pengalaman sejelas mungkin. Penemuan ini sudah ada sejak pertengahan 1950-an. Perkembangan teknologi dan software selama tahun-tahun berikutnya membawa serta evolusi progresif, baik dalam perangkat maupun dalam desain interface.

Pada awalnya teknologi ini seperti Peta Bioskop Aspen, yang diciptakan oleh MIT pada tahun 1977. Programnya adalah suatu simulasi kasar tentang kota Aspen di Colorado, dimana para pemakai bisa mengembara dalam salah satu dari tiga gaya yaitu musim panas, musim dingin, dan poligon. Dua hal pertama tersebut telah didasarkan pada foto, karena para peneliti benar-benar memotret tiap-tiap pergerakan yang mungkin melalui pandangan jalan kota besar pada kedua musim tersebut, dan yang ketiga adalah suatu model dasar 3 dimensi kota besar.

Pada tahun 1980, kemudian berganti nama dengan Virtual Reality yang dipopulerkan oleh Jaron Lanier, salah satu pelopor modern dari bidang tersebut. Lanier yang telah mendirikan perusahaan VPL Riset pada tahun 1985. Sebenarnya VR sudah dikembangkan cukup lama, tepatnya mulai dari tahun 1800-an. Berikut ditampilkan sejarah VR dari awal hingga saat ini.

Pertama tahun 1800, Mulai muncul ide untuk membuat sebuah alternatif realitas seiring dengan mulai munculnya praktek fotografi. Kedua tahun 1838, Pada proses pengembangannya, ditemukan stereoskop pertama yang menggunakan dua cermin kembar untuk memproyeksikan sebuah gambar.

Ketiga tahun 1839 , Stereoskop tersebut dikembangkan menjadi View-Master dan kemudian dipatenkan satu abad kemudian pada tahun 1939. Keempat tahun 1956 , Selanjutnya Morton Heilig membuat simulasi Sensorama yang dapat membuat penggunanya merasakan suasana lingkungan perkotaan bagaikan dengan menaiki sepeda motor. Sudah dilengkapi dengan multisensor stimulasi, sehingga penggunanya mampu melihat jalan, mendengar mesin motor berbunyi, merasakan getaran motor, dan mencium bau mesin motor di sebuah dunia yang didesain teknologi.

Keempat tahun 1960,  Morton Heilig kemudian mematenkan peralatan yang dinamakan dengan Telesphere Mask. Banyak investor yang kemudian tertarik bekerjasama. Kelima tahun 1980 Istilah Virtual Reality mulai diperkenalkan  Jaron Lanier, termasuk goggle (kaca mata) dan sarung tangan yang dibutuhkan seseorang untuk merasakan pengalaman VR.

Setelah dikembangkan dari tahun ke tahun, kini VR bisa dinikmati secara luas dengan harga yang ekonomis, menggunakan peralatan berkualitas tinggi yang mudah diakses. Virtual reality bekerja dengan memanipulasi otak manusia sehingga seolah-olah merasakan berbagai hal yang virtual terasa seperti hal yang nyata.

Cara Kerja Virtual Reality

Cara Kerja dari Virtual Reality ini ialah dimulai dengan user melihat suatu dunia semu yang sebenarnya merupakan gambar-gambar dinamis hasil dari simulasi komputer. Kemudian melalui  alat bebentuk seperti kacamata Virtual Reality ini seorang user dapat berinteraksi dengan dunia semu dan mendapatkan umpan balik yang seolah-olah nyata, baik secara fisik maupun fiksi.

Kekurangan dari Virtual Reality

Kekurangan pada Virtual Reality ini ialah bagi penggunanya mungkin mengalami perasaan kehilangan realitas dan perasaan isolasi saat mereka berinteraksi dengan dunia buatan, bukannya dunia nyata dengan orang sungguhan. Akhirnya, virtual reality dapat meningkatkan pengangguran, lebih sedikit orang yang diperlukan untuk merancang proyek-proyek .

Kelebihan dari Virtual Reality

Banyak sekali keuntungan menggunakan virtual reality, pekerjaan yang dari susah dapat di jadikan mudah dengan menggunakan berbagai macam aspek dari komputer misalnya seperti merancang sesuatu bangunan seperti gedung, hotel dan rancangan denah rumah.

Melakukan beberapa latihan yang rumit seperti latihan menerbangkan pesawat bisa kita lakukan dengan stimulator. Dan game. virtual reality bisa dijadikan pelarian bagi beberapa orang yang sudah penat dengan masalah di dunia realitas , misal seperti Second Life, the sims , dan fable.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenalan dengan Visual Basic .NET, Bahasa Pemrograman yang Digunakan Microsoft

VB .NET atau Visual Basic .NET adalah object-oriented programming language yang diciptakan oleh Microsoft. Pastinya kamu tak asing lagi dengan nama perusahaan teknologi raksasa ini. Ternyata, Microsoft menggunakan VB .NET untuk mengembangkan aplikasi Windows yang sering kamu gunakan sehari-hari, lho. Apa Itu Visual Basic .NET? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Visual Basic .NET merupakan bahasa pemrograman yang bersifat object-oriented. Menurut Funtech, pemrograman object-oriented berbasis konsep objek. Jadi, struktur data atau objek dalam pemrograman ini memiliki atributnya masing-masing. Bahasa pemrograman VB .NET dikembangkan dari Visual Basic (VB) yang sudah terlebih dahulu diciptakan dan digunakan oleh Microsoft. Awalnya, VB .NET dikembangkan pada tahun 2002 untuk menyempurnakan Visual Basic 6.0. Java T Point menyampaikan bahwa aplikasi yang dibuat dengan VB .NET lebih dapat diandalkan dan terukur karena menggunakan .NET framework untuk eksekusinya. Bahkan, kamu bisa membu...

Kenali apa itu Version Control System, Sistem Pelacak Modifikasi Kode dalam Software Development

Jika ingin berkecimpung dalam dunia software development, version control system merupakan sebuah tool yang perlu kamu kuasai. Alat ini dirancang agar para engineer dapat mengurangi risiko kegagalan pada data-data yang telah dimodifikasi. Oleh karena itu, version control system adalah salah satu tool yang cukup penting. Nah, kira-kira, apa sih yang dimaksud dengan sistem satu ini? Apa Itu Version Control System? Menurut Atlassian, version control system (VCS) adalah sebuah kumpulan perangkat lunak yang sudah terintegrasi dan digunakan untuk membantu software engineer mengelola perubahan dalam source code dari waktu ke waktu.  Software dalam sistem ini mampu melacak setiap modifikasi kode dalam seluruh jenis database perusahaan. Jika software menemukan kesalahan, engineer dapat membandingkan kode dari versi sebelumnya dan mulai memperbaiki kekeliruan tersebut. Karena sistem pelacakan yang akurat, version control system dapat mengurangi gangguan serta kesalahan pada kinerja semua ang...

Memahami Data Wrangling, Proses Mengolah data yang Efisien dan Akurat

Mengolah dan menganilisis data menjadi tanggung jawab seorang data analyst serta data scientist. Ada beragam proses untuk melakukannya, seperti data wrangling. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan data yang lengkap dan tepat bagi bisnis. Nah, apa itu data wrangling? Apa saja fungsi dan bagaimana proses melakukan data wrangling? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Data Wrangling? Data wrangling adalah proses mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan merapikan data mentah sehingga dapat dibaca dengan mudah. Ketika kamu mendapatkan hasil dari sebuah riset pasar dan konsumen, data yang kamu terima akan sangat beragam.  Data tersebut biasanya tidak bisa langsung dibaca dan ditafsirkan, harus ada orang yang mengolah, merapikan, hingga menganalisis. Tugas tersebut biasanya dilakukan oleh data scientist maupun data analyst. Nah, proses ini membuat data lebih mudah dibaca dan disesuaikan dengan tujuan perusahaan. Hal tersebut agar perusahaan dapat membuat rencana dan strateg...