Langsung ke konten utama

Penting untuk Data Scientist, Ketahui Apa Saja Fungsi dan Fitur Jupyter!

Untuk menjadi seorang data scientist andal, Jupyter adalah aplikasi yang penting untuk dikuasai. Data scientist bertugas untuk mengeksplorasi data dan mengubah masalah jadi sebuah keuntungan. Maka tool seperti Jupyter ini bisa membantunya.

Apa Itu Jupyter?

Jupyter adalah aplikasi web gratis untuk yang digunakan untuk membuat dan membagikan dokumen yang memiliki kode, hasil hitungan, visualisasi, dan teks. Jupyter adalah singkatan dari tiga bahasa pemrograman Julia (Ju), Python (Py), dan R. Tiga bahasa pemrograman ini adalah sesuatu yang penting bagi seorang data scientist.

Jupyter berfungsi untuk membantu kamu dalam membuat narasi komputasi yang menjelaskan makna dari data di dalamnya dan memberikan insight mengenai data tersebut. Selain itu, Jupyter juga mempermudah kerja sama antara insinyur dan data scientist karena kemudahannya dalam menulis dan berbagi teks dan kode.

Karena alasan inilah, Jupyter mempermudah data scientist untuk berkolaborasi dengan data scientist, data researchers atau data engineers lainnya. Lalu, ada apa saja di dalam Jupyter?

Struktur Utama Jupyter dan Fungsinya

Pada dasarnya, Jupyter memiliki tiga struktur utama di dalamnya. Masing-masing struktur memiliki fungsi masing-masing. O’Rielly membaginya menjadi tiga bagian, yaitu;

1. Front-end notebook

Front-end notebook membuat kamu untuk dapat mengedit atau menjalankan notebook lain. Front-end adalah sebuah aplikasi JavaScript yang dikirimkan ke browser kamu seperti aplikasi web lainnya. Fungsi dari front-end notebook adalah menyimpan, mengelola, dan mengirim notebook ke server Jupyter.

2. Jupyter server

Server jupyter adalah aplikasi yang berjalan di komputermu. Server sendiri adalah program yang berfungsi untuk melayani komputermu ketika terhubung ke internet.

3. Protokol kernel

Protokol kernel memungkinkan server untuk melimpahkan tugas menjalankan kode menjadi berbagai bahasa. Kernel pada dasarnya adalah bahasa pemrograman. Contohnya seperti Phyton 2, Phyton 3, dan lain-lain.

Meskipun struktur ini sangat sederhana, struktur ini ternyata fleksibel lho. Kamu bisa mengubah atau mengganti bagian front-end sesuai yang kamu inginkan. Kamu bisa mengganti front-end yang mengimplementasi dashboard secara langsung, memasukkan bahasa program yang baru, dan masih banyak lagi. Kemudian, apa saja fitur dan fungsi Jupyter?

Fitur-Fitur di Jupyter

Jupyter memiliki beberapa fitur dengan fungsinya masing-masing di dalamnya. RealPhyton memilih beberapa kolom menu yang perlu kamu ketahui dan pelajari. Fitur-fitur tersebut terdapat di kolom menu. Menu di Jupyter mengandung fungsi yang sama seperti kolom menu di aplikasi lainnya.  Di dalam menu sendiri terdapat sebagai berikut.

File

Kolom File di Jupyter berfungsi untuk membuat notebook baru atau membuka notebook yang telah ada. Kamu juga bisa mengubah nama notebook yang telah kamu buat.

Selain itu, di kolom ini juga terdapat fitur Save and Checkpoint yang berfungsi untuk membuat checkpoint lalu kembali ke titik terakhir apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Edit

Kolom Edit Jupyter bisa digunakan untuk melakukan cut, copy atau paste dari cell yang ada. Fungsi kolom ini juga untuk membagi, menyatukan, atau menghapus cell. Selain itu, kamu juga bisa mengorganisir susunan cell sesuai yang kamu mau di kolom Edit ini.

Perlu diingat, apabila ada item di kolom ini yang berwarna keabuan, itu berarti kamu tidak bisa mengaplikasikan edit pada cell yang dimaksud. Kamu bisa memperbaikinya dengan mengubah tipe dari cell yang ingin kamu edit.

View

Kolom View di Jupyter berfungsi untuk mengaktifkan atau mematikan terlihatnya header dan toolbar. Kamu juga bisa menyalakan atau mematikan Line Numbers di dalam cells.

Insert

Kolom Insert di Jupyter berfungsi untuk memasukkan cell di atas atau di bawah cell yang kamu pilih.

Cell

Kolom Cell membuatmu bisa menjalankan satu, beberapa, atau bahkan seluruh cell yang ada. Di kolom ini juga, kamu bisa mengubah tipe dari cell yang kamu pilih.

Selain itu, kolom cell juga bisa membantumu dalam menghapus output dari cell yang telah kamu kerjakan. Biasanya orang-orang melakuan ini untuk membagikan notebook nya dengan orang lain. Sehinga, orang lain tersebut dapat menjalankan cell-nya sendiri.

Kernel

Kolom Kernel Jupyter adalah untuk mengerjakan kernel atau bahasa pemrograman yang berjalan. Di kolom ini, kamu bisa melakukan restart, reconnect, mematikan, atau mengganti kernel yang digunakan di notebook kamu.

Kamu mungkin akan jarang menggunakan kolom ini, tapi terkadang ada saat ketika kamu harus melakukan debug notebook dan mendapatkan kalau kamu harus restart kernel-nya. Nah, kolom ini berfungsi untuk hal tersebut.

Widget

Kolom Widget Jupyter memiliki fungsi untuk menambah atau menghapus widget yang ada. Pada dasarnya, widget adalah JavaScript widget yang digunakan untuk membuat konten cell kamu menjadi dinamis dengan menggunakan Phyton atau Kernel yang lain. 

Help

Kolom terakhir di Jupyter adalah Help. Fungsi kolom ini digunakan ketika kamu membutuhkan bantuan atau ingin mempelajari notebook kamu lebih dalam. Hal-hal seperti keyboard shortcut, UI, hingga referensi materi bisa kamu dapatkan di sini.

Apa Fungsi Jupyter untuk Data Scientist?

Menurut Nature, Jupyter adalah standar terbaik dalam mengorganisir data karena kecepatannya. Jupyter juga bisa membantumu dalam menghubungkan topik, teori, data, dan hasil yang kamu punya. Dengan menggunakan Jupyter, kamu bisa:

  1. Merekam penelitian yang kamu lakukan dalam bentuk dokumen dan membagikannya dengan cepat
  2. Mengeksplorasi data

Eksplorasi data menggunakan Jupyter memberikan narasi komputasi, sebuah dokumen yang bisa ditambahkan analisis, hipotesis, dan keputusan yang dilakukan seorang data scientist.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenalan dengan Visual Basic .NET, Bahasa Pemrograman yang Digunakan Microsoft

VB .NET atau Visual Basic .NET adalah object-oriented programming language yang diciptakan oleh Microsoft. Pastinya kamu tak asing lagi dengan nama perusahaan teknologi raksasa ini. Ternyata, Microsoft menggunakan VB .NET untuk mengembangkan aplikasi Windows yang sering kamu gunakan sehari-hari, lho. Apa Itu Visual Basic .NET? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Visual Basic .NET merupakan bahasa pemrograman yang bersifat object-oriented. Menurut Funtech, pemrograman object-oriented berbasis konsep objek. Jadi, struktur data atau objek dalam pemrograman ini memiliki atributnya masing-masing. Bahasa pemrograman VB .NET dikembangkan dari Visual Basic (VB) yang sudah terlebih dahulu diciptakan dan digunakan oleh Microsoft. Awalnya, VB .NET dikembangkan pada tahun 2002 untuk menyempurnakan Visual Basic 6.0. Java T Point menyampaikan bahwa aplikasi yang dibuat dengan VB .NET lebih dapat diandalkan dan terukur karena menggunakan .NET framework untuk eksekusinya. Bahkan, kamu bisa membu...

Kenali apa itu Version Control System, Sistem Pelacak Modifikasi Kode dalam Software Development

Jika ingin berkecimpung dalam dunia software development, version control system merupakan sebuah tool yang perlu kamu kuasai. Alat ini dirancang agar para engineer dapat mengurangi risiko kegagalan pada data-data yang telah dimodifikasi. Oleh karena itu, version control system adalah salah satu tool yang cukup penting. Nah, kira-kira, apa sih yang dimaksud dengan sistem satu ini? Apa Itu Version Control System? Menurut Atlassian, version control system (VCS) adalah sebuah kumpulan perangkat lunak yang sudah terintegrasi dan digunakan untuk membantu software engineer mengelola perubahan dalam source code dari waktu ke waktu.  Software dalam sistem ini mampu melacak setiap modifikasi kode dalam seluruh jenis database perusahaan. Jika software menemukan kesalahan, engineer dapat membandingkan kode dari versi sebelumnya dan mulai memperbaiki kekeliruan tersebut. Karena sistem pelacakan yang akurat, version control system dapat mengurangi gangguan serta kesalahan pada kinerja semua ang...

Memahami Data Wrangling, Proses Mengolah data yang Efisien dan Akurat

Mengolah dan menganilisis data menjadi tanggung jawab seorang data analyst serta data scientist. Ada beragam proses untuk melakukannya, seperti data wrangling. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan data yang lengkap dan tepat bagi bisnis. Nah, apa itu data wrangling? Apa saja fungsi dan bagaimana proses melakukan data wrangling? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Data Wrangling? Data wrangling adalah proses mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan merapikan data mentah sehingga dapat dibaca dengan mudah. Ketika kamu mendapatkan hasil dari sebuah riset pasar dan konsumen, data yang kamu terima akan sangat beragam.  Data tersebut biasanya tidak bisa langsung dibaca dan ditafsirkan, harus ada orang yang mengolah, merapikan, hingga menganalisis. Tugas tersebut biasanya dilakukan oleh data scientist maupun data analyst. Nah, proses ini membuat data lebih mudah dibaca dan disesuaikan dengan tujuan perusahaan. Hal tersebut agar perusahaan dapat membuat rencana dan strateg...